Satu Petikan Surat (dari AAC)

Wahai orang yang lembut hatinya,

Sudah lama aku selalu mengecap pahit, kelam oleh penderitaan. Aku tiada siapapun kecuali Allah di hatiku, tapi kau datang dengan cahaya. Aku ingin menjadi yang halal bagimu, yang kau kecup keningnya, kau hapus air matanya. Dari orang yang selalu merindukan cahayamu.

Nouro

*ada ga ya yang bakal ngirim surat ke aku kaya gini..?*

*** sedikit comment ***

apa surat ini dapet inspirasi dari lagunya RSD ‘Satu Bintang Di Langit Kelam’ ya?

One Response to “Satu Petikan Surat (dari AAC)”

  1. Rika Yanuarika Says:

    Hihihi… Kalo mo dikirim surat kaya gitu kayanya lo harus jadi Fahri dulu :p Peace ah…

Leave a Reply