Archive for February, 2008

Mengumpulkan 36 Lusin Bulan

Friday, February 29th, 2008

mengekspresikan perasaan yang aneh…. yup, perasaan yang muncul saat pulang dari kantor malam ini.
setelah berkutat selama lebih dari 12 jam di kantor, akhirnya aku melaju dengan kendaraan roda dua meneuju tempat yang menjadi kebiasaan saya untuk kembali, ‘the b(r)atcave’. mendekati tempat ini, kulihat sang ibu tersayang sedang berjalan diapait oleh sepasang pria dan wanita. saat saya mendekat dan akhirnya berhenti di dekat mereka, nampat sepasang wajah asing yang belum pernah saya temui sejak saya lahir. masih dalam kebingungan, sang ibu memperkenalkan mereka sebagai kakaknya yang selama 36 tahun tidak berkomunikasi. wow….. ada ungkapan rasa syukur dan terkejut mengetahui tiba-tiba sang uwa ini berada di tempat tinggalku bersama istri dan putra putrinya. hmm… syukur alhamdulillah, persaudaraan terjalin kembali. dan betapa terkejutnya, sebuah keluarga yang seharusnya saling dekat, saling merangkul dan saling menyayangi baru saja hendak terjalin.
However, I do very thankful for this very moment. The moment when my relatives from my Mom are being together after all these times.
kikuk untuk awalnya, bersama dalam satu ruangan, dengan latar belakang adat keluarga yang berbeda. namun pada akhirnya, setelah aku mencoba dengan beberapa pertanyaan percakapan pun mulai terjalin… dan akhirnya, sarana komunikasi pun mulai bertukar. :)
dari cerita yang satu ke cerita yang lainnya mulai bergulir… dan bulan per bulan mulai terkumpul. entah berapa lama akan terkumpul lagi keseluruhan 36 lusin bulan yang telah terlupakan….

never imagine for this moment to come…
but, I do very thankful for this thing to happen…

*God, you always have your own way to make surprises and to show how great You are*

Satu Bintang Di Langit Kelam

Thursday, February 28th, 2008

Hmmm.. lagi seneng banget sama lagu ini. Jadul juga seh lagunya. Tapi, sejak dua hari yang lalu, selalu terngiang di telinga terus…. Entah kenapa….

Satu Bintang Di Langit Kelam lyrics

Angkasa tanpa pesan merengkuh semakin dalam
Berselimut debu waktu kumenanti cemas

Kau datang dengan sederhana
Satu bintang dilangit kelam
Sinarmu rimba pesona dan kutahu tlah tersesat

Kukejar kau takkan bertepi
Menggapaimu takkan bersambut
Sendiri membendung rasa ini
Sementara kau membeku
Khayalku terbuai jauh
Pelita kecilmu mengalir pelan dan aku terbenam

Redup kilaumu tak mengarah
Jadilah diriku selatan
Namun tak kau sadari hingga kini dan nanti

*Kenapa lagu ini tiba-tiba muncul dalam benak???*

V Day

Wednesday, February 13th, 2008

dah lama ga post di blog ini.. kebeneran, lagi V Day neh…

been questioning about ‘crazy little called love’. :p

katanya V Day, Valentine Day, hari Kasih Sayang.. hari dimana banyak orang yang mengekspresikan kasih sayang mereka kepada orang-orang yang mereka sayangi. bukan berarti jga di hari lain rasa ini tidak di ekspresikan. namun, lebih cenderung untuk pengkhususan waktu dimana hal ini bisa lebih diekspresikan. personally, V Day bukan waktu yg khusus juga buatku, meski pernah menoreh sebuah cerita di lembaran kehidupanku yang telah lalu. tapi kasih sayang, love, cinta ini menjadi begitu populer di sekitaran hari V’Day. sometime, membingungkan juga melihat orang berusaha mengekspresikan kasih sayangnya di hari Valentine ini. ga kebayang juga, emang di hari2 biasanya, kalo mengekspresikan kasih sayangnya gimana ya?

mungkin, saya belum bisa mendalami hari kasih sayang ini karena saya belum meiliki pasangan, entah dalam hubungan sebagai pacar atau lebih jauh lagi sebagai seorang istri. tapi, rasanya, saya tetap berbagi kasih sayang ini dengan semua orang di sekitar saya, terutama keluarga, sahabat dan teman. I’ll do anything for their happiness. meski masih sebatas kemampuan saya yang ga ada apa2nya ini. atow, mungkin saya kurang bisa menelaah kedalam perasaan saya sendiri sehingga kurang peka dengan apa yang disebut perasaan dalam berbagai bentuk ekspresinya… hmm.. will think about it later…

dan di lain cerita, ada orang2 disekitar yang tertahan untuk berekspresi, untuk berbagi kasih sayangnya dengan orang lain karena kasih sayangnya kepada seseorang yang lain. kenapa..?? kenapa..?? been my question… apakah tidak bisa membuat tingkatan kasih sayang yang berbeda terhadap masing individu di sekitar kita…? apakah kasih sayang begitu merugikannya untuk kita? jika ya, mengapa banyak orang yang menjunjung kasih sayang?

enough with the questions, let’s make one thing for sure, that whatever happens, keep expressing the feeling to everybody and everyone. :)

I’ll hide behind the questions and the thoughts.

Happy Valentine Days for those who celebrate the day….