Archive for December, 2006

tut tut tut….

Friday, December 29th, 2006

merasa seperti perkutut

sesuatu terjadi dalam perut

hendakkah engkau turut

karena aku terus kentut.

suara halus dan lembut

tidak seperti mobil butut

atau seperti benang kusut

karena aku terus kentut.

buka hidung dan mulut

jangan bersungut sungut

berbicara seperti tersulut

karena aku terus kentut.

jalan lurus, jangan tersangkut

lihat jidat sudah mengkerut

masih muda kok keriput

karena aku terus kentut.

tenang, jangan berebut

hingga namaku kau sebut

aku tak sembunyi seperti siput

karena aku terus kentut.

sudah, janganlah ribut

hingga mereka datang meliput

mengusik kambing merumput

karena aku terus kentut.

berbahagialah, jangan cemberut

seorang pun tak kan bisa luput

bertahanlah hingga berlumut

karena aku terus kentut.

Chain Reaction

Thursday, December 21st, 2006

Reaksinya rantai.. atau Reaksi berantai…

Reaksinya rantai, kalo digerakkan bisa jadi kaya ular…; Reaksi berantai, sepertinya mobil derek di jalan tol lagi narik mobil lain yang mogok.

*** halah… ngomongin apa sehhh…. ***

Reaksi ini sering kita temuin kalo’ kita lagi ngomongin soal kimia, terutama kalo ngomongon soal reaksi inti. (gak salah ngomong kan aku???? - betulin ya kalo salah-) tapi this scientific thing happens in our social life.

suatu saat, seorang anak manusia mencinta kepada anak manusia yang lain yang mencinta anak manusia yang lain yang sedang mencinta anak manusia yang lain dan begitu selanjutnya… where is the beginning or the end?

kejadian yang sama terjadi juga saat seorang pegawai kehilangan pekerjaanya karena digantikan oleh pegawai lainnya yang kehilangan pekerjaanya sabil menanti pekerjaan yang lain yang sedang dikerjakan seorang pegawai lain yang menunggu untuk pekerjaan lain. halahhh.. nampak rumet… tapi satu kejadian mempengaruhi kejadian lain dan mempengaruhi kejadian lain….

ada hal lain yang terjadi, satu hal mempengaruhi beberapa hal lain yang mempengaruhi lebih banyak hal lainnya dan begitu seterusnya.. seperti suatu reaksi kerucut; dari satu reaksi menimbulkan banyak reaksi.. untungnya, kita masih bisa menemukan satu awal dari reaksi kerucut ini. bila dalam reaksi berantai, bisa ada awal dan ada akhir, namun bila sudah masuk dalam sebuah benang kusut atau dalam sebuah jaring reaksi yang berkaitan satu sama lain, how we can find an edge or the edges…????

so the result is the edge; the end of the reaction? or the result is the process of the reactions…. yet the reactions have no beginning and no end.. how can we get the result?

see clearly, darling….. see the reactions one by one. yes, there’s a beginning and an end; and a result too. the end is the beginning and the beginning is the end. quite difficult to be understood….

:D

Newton III

Thursday, December 21st, 2006

Jeng, minta ijin buat post my comment of your writing di blog ku ya… matursuwon…..

it’s my comment of my friend’s blog…

******

dah lama ya ga nimbrungin blog mu Jeng…

jadi ijinkanlah saat ini aku menimbrunginya dengan racun2 yang sudah bersarang akut di diriku…

ini tho maksud nanyain ttg kausalitas.. mmmm..
sebenernya, aku lebih memilih untuk tidak menyebutnya kausalitas, (mungkin kaus yang lain seperti kaus-C59,kaus-Ocean Pacific, kaus kaki atau kaus berkerah supaya keliatan agak lebih sepuh tapi nyante…) tapi seperti hukum Newton III, aksi reaksi. When an action accurs, there comes the reaction. ketika bencana2 yg telah lalu menjadi aksi, kita bereaksi menjadi takut akan benda yg menjadi bencana. ketika kita bercermin menjadi aksi, kita bereaksi dengan mengingat hal2 yg telah lalu, mengapresiasinya, mensyukuri, dan menyesalinya.

mari kita sedikit masuk kedalam saat terjadinya aksi dan reaksi. untuk benda mati, suatu aksi hanya menghasilkan suatu reaksi sesuai dengan keadaan yang ada. tapi bagi menungso, apalagi wong cilik koyo aku iki, aksi akan menghasilkan options (note the usage of plural words) sebagai reaksi. the options are ours to choose. nah, waktu nge-choose ini kita pake senjata kita yang paling keren yang bisa mengalahkan nuklir, hati, pikiran dan, perhaps, thing yang Reni called nurani (kalo aku seh manggil nurani dadi gelo, inget mantan dari cinta pertama di sma.. wakakkk….).
Dari hukum Newton III ini juga kemudian akan diketahui bahwa kita tidak seharusnya menjadi pasif, menunggu bereaksi atas suatu rangsangan. Kenapa tidak kita yang beraksi (mengalahkan kejahatan di muka bumi ini dengan seruan, ‘Dengan kekuatan bulan, aku akan menghukummu’-quote from a cartoon character, Sailormoon) dan dengan sendirinya akan muncul yang namanya eksistensi diri.
Let’s use another point of view about this.
the romantic one, perhaps.
simple saja, aku juga rindu.. aku juga rindu akan hal2 yang tidak ada di sekitar aku. itulah rasa haus dan lapar dari batiniahku, dari nuraniku, dari hatiku.. yang selalu mencari jawaban dari pencarian… the endless search of which the end of everything is the end (rancu ga seh…???) bertanya, apakah ada seseorang yang akan menjadi pendamping hidupku. meski aku kadang berucap lebih baik aku berpoliandri (karena memang temanku yang bernama andri cukup banyak dari SD sampe dah gawe…. doesn’t mean I’m a gay even there’s a homo factor inside everybody-makanya disebut homo sapiens; atau pecinta sapi kali ya…??? wakakkkk.. kan suka minum susu sapi). but never find the end of the questions since I know a wife or a husband is not absolutely the soulmate. that’s why a marriage can be broken.
mari kita gunakan keimanan kita, sekarang. hal ini bakal lebih simple lagi karena memang pada prisipnya Tuhan sudah mengatur semuanya. as a moslem I believe in qadla dan qadar. takdir yang bsa diubah dan yang tidak. so, mudah saja, let’s do the best in our life, don’t stop moving every part of the body to make an effort. then leave the result to The Great Allah as He knows the best result for us will be given to.
:)
Tinggal kita bersabar, dan ikhlas (hal2 simple secara teoritis namun sulit secara praktikal).

:)

And I say ‘Aamiieennnn’ for the Reni’s prays for I believe tha God will give the best for all of us.

* perasaan komennya lebih panjang ya…?
mungkin aku bereaksi terlalu berlebihan
Nuonsewu mbakyu.. sebelum aku Nyuon satusewu…..*

:)
:D

*******

A Dying Heart’s Last Words

Wednesday, December 20th, 2006

A Dying Heart’s Last Words

drouerhendro ‘100505

To walk on my path, to walk on my line

To reach the dreams, to reach the stars

To win the battle, to live forever

That’s my life

To be with you, babe, to be with my love

To give everything, to take nothing

To see you happy, to see you smile

That’s my love

That’s all I can do, for the time I’m passing by

For no certain reason, for no certain answer

Just to give what I have, just to face by myself

But for how long, but for how long

If only you hear me, my everlasting love

Believe, you would not understand it

But you ask me not to leave you, never

I do apologize, I do ask for forgiveness

These words I say to you

These words I speak to you

These words I send for you

Now, I’m leaving you

The dreams will never end

The feeling will never spend

The sorrow will not be sent

For you I keep in my hand

One day you’ll realize, one day you’ll find

I’m your true love, I’m your only one

One day love will rise, one day in your mind

You want me as I want you be my one

 

So good bye, so good bye

These words I send to you

Cause now I fly, now I fly

Leave this world, for you

* sebuah catatan usang dalam sejarah seorang anak manusia yang pernah kukenal *

oh, Dear…

Wednesday, December 20th, 2006

oh, Dear…

drouerhendro

oh, Dear…

I never said those words for fun

I did really mean saying them

because I do really love you

because I do really need you

oh, Dear…

where did the words go

where did the feeling run

because I do really love you

because I do really need you

oh, Dear…

can you bring them back to me

can you see it through your heart

can you see the love I have

can you really feel them

never ever go away from me

co’z I believe, I really believe

never ever run away from me

you and me together should live

oh, Dear…

the day will run seeing this

the night will hide knowing this

the hell will turn its fire cold

the heaven will close its door

they refuse the unexpressed love

they refuse the unexpressed love

adakah bila

Wednesday, December 20th, 2006

adakah bila

ingatkah saat kita pertama kali berjalan

tangan kita saling tergenggam erat

langkah kita beriringan, berdampingan

ingatkah saat aku berucap kata cinta

kupegang erat tanganmu, dan kukecup

dan kau menjawab, tak berkata

ingatkah saat kita pertama berbagi

tiada keinginan, hanya memberi

mengentaskan tangisan, tertawa lagi

ingatkah saat kupanggil dirimu kasih

tiada jawab, sebuah senyuman

dan tiada terbersit sebutir perih

ingatkah saat kuinginkan dirimu

mendampingi, hingga akhir nanti

hanya tawa, mengiringi pilu

dan kugenggam erat sekali lagi

jemari lentikmu, terakhir kali

dan kutatap dalam, tiada lagi

mata indahmu, tanpa lain kali

dan kini aku meniti hari

dan kini aku menutup diri

dan kini aku mencari hati

dan kini aku merasa mati

ingatkah saat kau tersayang

tak ada kata selain terkasih

masihkah semua terbayang