Archive for August, 2006

The Night You Left Me

Friday, August 25th, 2006

There was a night when you said the saddest thing in my life.

Said, sorry for the pain I gave, I had somebody new in my life.

There was a night when you left the words said before that night.

Said, I would tell you if I had somebody new owned my heart.

I said it’s alright, it’s alright, for I couldn’t feel any more pain.

I said it’s alright, it’s alright, for I stood alone under the rain.

And my heart told me, she wouldn’t come back to me again.

And my heart told me, I shouldn’t let my heart love her again.

Now the questions rise again, now the questions rise again.

What’s in your mind, what’s in your very heart and soul?

After the years we passed together, I’m losing you again.

What’s in your memories, what’s in your deepest soul?

The sun gives no answer, the moon says no word.

The sky walks on passing by, the clouds runs hiding.

I search everywhere in every corner of the world.

Try to hold my tears of this very soul from falling.

My love, look at the moments we passed behind.

My love, look at the time coming you will find.

You can’t live thinking of yourself in this world.

You can’t live thinking of yourself in this world.

Look at me, listen to me.

No one ever be free.

Hear me, my love, see me.

I’m not me if be free.

* a story from a part of my past *

Shifting

Friday, August 25th, 2006

Lukisan-lukisan yang tertata rapi

Tergantung di setiap dinding hati

Membawa keindahan disunyi sepi

Memberi hidup dalm tubuh mati

Indah keindahan dari yang terindah

Membuat mati selalu menggundah

Hanya untuk mengucapkan sudah

Dan selamanya tinggal tak berpindah

Dan kini bukanlah jaman primitif lagi

Modern, dan malam berganti pagi

Rumah menjadi satu, tiada pergi

Dan gua gua itu hanya nostalgi

Lukisan kini sudah menjadi satu

Tidak lagi terpampang di batu

Di dinding gua yang membisu

Di dinding hati yang melesu

Rumah yang kutinggali kutinggal

Cerita bartambah, bukuku menebal

Tapi memang aku seorang bebal

Mungkin sampai gigiku tanggal

Modern ke post modern berlalu

Mungkin sekarang jadi benalu

Tidak, aku tetap pada kakiku

Karena kini melayang kaku

Tanah tak lagi tempat aku berpijak

Kaki tak lagi alat untuk berdiri

Karena aku terbang dengan mengepak

Membelah birunya langit bersama peri

Satu halaman buku sedang kuisi

Dengan sebuah cerita atau puisi

Satu dinding akan berubah fungsi

Dengan kanvas dan cat yang kuolesi

Catatan sejarah sedang menunggu

Dengan tatapan yang nampak lugu

Kapan terlepas sebuah belenggu

Halaman baru dan sebuah lagu.

A Wish

Friday, August 18th, 2006

bila malam tetap gelap
mungkin purnama tak kan ada
meski untuk lama aku tatap
tiada berubah, tiada beda

biar aku putar karet bundar
bila saja aku menjadi pintar
terus melaju meski ku lapar
angin dingin tega menampar

di sana sebuah jalan hitam
bilakah ia akan menjadi putih
meski ia tahu bahwa ia kelam
tetap ia cari sang kekasih

dari sepaang mata yang lelah
entah sakit atau kurang darah
terasa sebuah sengat dari lebah
dan di tempat itu ia merebah

aku tunjuk jalan lain yang terang
tidak menyilau atau meredup
namun disana bertemu tenang
yang banyak dicari oleh hidup

ku bukanlah penujuk jalanmu
ku masih mencari jalanku
namun ku tahu yang kau mau
karena kau baru terpukau

sudah cukup mungkin, cukup
aku bukanlah seorang uskup
yang menyinari sang gurun
hingga manusia tertegun

dari sini kucari mentari
sang penerang dari gurun
dalam malam tiada henti
aku diam dan tertegun

Jawaban Yang Aneh

Thursday, August 10th, 2006

Beberapa hari yang lalu ada temen aku telfon. cerita ngalor ngidul hingga sampai ke pertanyaanku mengenai kapan temanku ini akan menikah… jawabnya mo nikah sama siapa.. *jawaban yang aneh*
tanya kenapa..
soalnya yang bersangkutan memang sudah memiliki pasangan, at least someone yang disebut pacar. jawaban tadi berlanjut dengan pertanyaannya sendiri about orang yang akan melamarnya untuk menikah.. aku dengan santainya menjawab dengan pacarnya. tapi ia tertawa… *kenapa ketawa ya?* menurutnya pacarnya sekarang ya hanya sebagai pacar saja..
*aku tercengang*
hah…..? so, komitmen pacaran yang mereka miliki sekarang ini untuk apa? motivasi apa yang membuat mereka (atau teman aku ini) untuk men\mbuat suatu hubungan pacaran. *kemudian timbul berbagai pertanyaan lain dan berbagai kemungkinan alasan yang mungkin timbul*
ada hal yeng membingungkan dari jawaban2 temanku ini…
apakah pacaran memang sebagai sebuah sarana, sebuah fase saja atau sebuah proses yang harus dilalui dalam hidup manusia?
sarana, ya.. sarana sebagai penunjang untuk apa yang kita perlukan *nampak seperti ada azas manfaat disini* atau memang seperti itu adanya karena kita memang mahluk sosial yang saling menbutuhkan satu sama lain… namun dalam hal ini, sang pacar inilah oarng yang memang paling kita manfaatkan. tapi bila memang orang ini yang paling ita butuhkan karena begitu besarnya manfaat yang kita dapatkan, kenapa hanya dijadikan sesuatu yang sementara. sedangkan untuk suatu jangka panjang lainnya mencari kemungkinan lain…

sebuah fase, ya… let’s say dalam perkembangan manusia dalam usahanya untuk berkembang biak diperlukan lawan jenis agar hal ini terjadi. namun untuk mendapatkan lawan jenis diperlukan pengamatan untuk mencari tahu bagaimana cara mendapatkan lawan jenis, menarik lawan jenis, atau menentukan lawan jenis. dan dalam kehidupan manusia, hal2 ini diwujudkan dalam suatu hal yang disebut pacaran.. dan hanyalah sebuah fase yang muncul sebelum fase perkembangbiakkan terjadi… so, pacar adn pasangan hidup are two different things…

or a process, proses dalam menganalisa untuk sebuah pengambilan keputusan. atau proses meyakinkan apakah keputusan yang diambil adalah tepat atau tidak. dalam hal ini, hal yang membingungkan adalah proses pengambilan keputusan tetapi tanpa ada suatu arahan yag pasti karena saat proses sedang berlangsung sudah ada suatu keputusan *the weird thing is that the decision has already known but no action taken and let the process goes on*. tapi bila hal ini merupakan suatu proses dalam meyakinkan diri akan tepat tidaknya suatu keputusan mungkin bisa menggunakan cara ini: the decision is right if then we take the responsbility of any thing happens as the result of the decision taken; at least try to be sure that the decision is right. but, still, there shouldn’t be any result during the process goes on. if the result is shown up, means the process is end. ya ga seh???

perhaps, you folks has another opinion.

mmm…, jadi keingetan ’bout crazy little thing called love. is love is the core, the basic element of a relationship between two persons of different gender or , still, the tought is the basic? if love is the basic, so then why shoulb so unsure. but if the thought is the basic, so what a love is for?

‘one’, once, said that love is a temple, love is the highest law. but, how could a temple or the highest law be so unperfect?

entah pemikiran aku yang aneh atau memang hidup ini aneh…
at least, I don’t let things just passing away…

Tentang Ikhlas (Kaya’ Judul Pelem ya???)

Tuesday, August 1st, 2006

Minggu yang melelahkan… kebanyakan hal yang harus dipikirin.. tapi teuteup, udah gitu aku cuma coba berusaha yang terbaik, berharap hasil yang terbaik dan yang terpenting berdoa supaya Allah memberikan ijin supaya usaha aku yang terbaik berbuah seperti yang aku inginkan. kalo harapannya ga terwujud, ya tenang we… pasti ada yang terbaik dari balik semuanya.

Berbagai hal yang terbaca, dan berbagai pertanyaan yang muncul dari beberapa orang, berkisar mengenai ikhlas. mungkin harus nonton pelem ‘Kiamat Sudah Dekat’ kali ya supaya tau maksutnya ikhlas. hehehe… bukan yg sinetronnya of course, tapi yg the movie. aku tau, emang susah buat ikhlas. aku sendiri belum bisa buat ikhlas, tapi paling ga aku udah nemu caranya dan mencobanya. hehhe.. kalo belum berhasil ya maap, namanya jug usaha… tapi seenggaknya bisa sharing ama yang lain ttg hal ini. kaya hari ini, aku coba share sama temen ttg hal ini. mungkin kata2 yang basi buat di-share ama temen. tapi niat aku baik, insyaAllah. dengan harapan bisa kepake ama yang laen.

btw, lagi H2C neh… menunggu suatu kepastian.. hehehehe… yang pasti bukan soal cewe… basi kalo hari gini H2C gara2 cewe. biar jomlo ga tau sampe umur berapa, toh life goes on… ya ga? ntar juga ada kok soal jodoh seh… ya, aku coba berusaha kasih yang terbaik dan dengan ijin-Nya dikasih yang terbaik pula. Aamiinn…

(tumben ya.. I’m being wise neh…)

*mode pejahat ON*

hehehe…

back to normal again Bro…

so, which bank is our next target???  (bank sperma apa ya?????)

HUahahahahhahahahaa…….  :D

drouerhendro(nesia, tanah airku, tanah tumpah darahku, disanalah, aku berdiri, jadi pandu ibuku…)